Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 Global, IHSG Diperkirakan Melemah

Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 Global, IHSG Diperkirakan Melemah

26/04/2021 0 By publisher

macgregor-sadolin – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan melemah pada hari perdagangan Senin (26/4). Indeks saham melemah akibat kekhawatiran lonjakan kasus covid-19 global.

Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 Global, IHSG Diperkirakan Melemah

Selain itu, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan karena kurangnya kepercayaan, indeks saham berpeluang direvisi awal pekan ini.

“Secara teknikal pergerakan laju IHSG masih berada di tren pelemahan, namun terlihat rentang pelemahan tersebut mulai terbatas mendekati support lower bollinger band. Pergerakan bakal minim sentimen di awal pekan,” Ucap Dennies dikutip dari riset hariannya, Senin (26/4).

Ia memperkirakan indeks saham akan berfluktuasi antara level support 5.951-5.983 dan level resistance 6.037-6.059.

William Surya Wijaya, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, mengatakan IHSG masih bekerja keras untuk menghilangkan ruang lingkup merger yang wajar. Faktor yang mempengaruhi indeks adalah fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.

Ia menjelaskan: “Namun dengan kekuatan dan stabilitas ekonomi Indonesia, IHSG masih berpeluang masuk ke zona hijau.”

Ia memperkirakan IHSG akan bergerak maju di kisaran support 5.960 dan level resistance 6.123. Saham yang dipilih adalah BBCA, ASII, PWON, BBNI, AKRA, ICBP dan ASRI.

Pada awal perdagangan Jumat (23/4), IHSG menguat menjadi 6.016 poin atau naik 22,68 poin atau 0,38%. Penjualan bersih atau Net sell pelaku pasar luar negeri di semua pasar mencapai Rp 42,79 miliar.