Pemerintah Obral Insentif Pajak, Bagaimana Proyeksi Kinerja IHSG?

Pemerintah Obral Insentif Pajak, Bagaimana Proyeksi Kinerja IHSG?

02/03/2021 0 By publisher

Pemerintah Obral Insentif Pajak, Bagaimana Proyeksi Kinerja IHSG?

macgregor-sadolin – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Selasa, 2 Maret 2021. Saat ini IHSG berada di level 6.343,1 pada pukul 9.59 WIB, menguat dari kondisi penutupan kemarin 6.338,51.

Sebanyak 217 saham menguat serta 192 saham melemah. Sebaliknya 187 saham yang lain stagnan.

Penanam modal asing mengarah masuk dengan net buy Rp 34, 3 miliyar. Saham PT Bank Central Asia Tbk. ataupun BCA jadi yang sangat banyak diborong asing dengan net buy Rp 27, 9 miliyar. Saham BBCA naik 0, 78 persen jadi 35. 500.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi yang kedua paling banyak diborong asing dengan net buy Rp 11,9 miliar. Saham BBRI naik 0,41 persen menjadi 4.850.

Sementara itu di jajaran top gainers, saham PT Bank Ganesha Tbk. ataupun BGTG menguat 25, 89 persen ke tingkat 248 serta PT Bank QNB Indonesia Tbk. ataupun BKSW naik 25, 64 persen ke tingkat 196.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola pergerakan IHSG sedang diwarnai oleh sentimen informasi dalam negeri atas beberapa stimulus yang bisa jadi penunjang perekonomian Indonesia.

Tidak hanya itu, kata ia, masih stabilnya kondisi perekonomian Indonesia yang nampak dari informasi yang sudah terlansir, pula ikut menjadi penopang untuk kenaikan IHSG.

“Jika IHSG dapat dipertahankan di atas resisten level terdekat maka IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendeknya,” kata William dalam keterangan tertulis.

Ia memperkirakan IHSG berpotensi beranjak menguat serta berada pada kisaran tingkat 6. 202 sampai 6. 378 hari ini.